ꜱᴇᴍɪɴᴀʀ ɴᴀꜱɪᴏɴᴀʟ ᴀᴋᴜɴᴛᴀɴꜱɪ 2026: 𝓜𝓮𝓶𝓫𝓪𝓷𝓰𝓾𝓷 𝓚𝓸𝓶𝓹𝓮𝓽𝓮𝓷𝓼𝓲 𝓐𝓴𝓾𝓷𝓽𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓔𝓻𝓪 𝓓𝓲𝓰𝓲𝓽𝓪𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓖𝓵𝓸𝓫𝓪𝓵
Semarang, 23 Mei 2026
HIMA Program Studi Akuntansi FEB UNNES kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Akuntansi (Semnas) 2026 sebagai salah satu forum akademik yang menghadirkan pembahasan mengenai perkembangan dunia akuntansi di era digital dan global. Pada tahun ini, Seminar Nasional Akuntansi mengusung tema “Membangun Kompetensi Akuntan Modern di Era Digital dan Global”.
"Membangun Kompetensi Akuntan di Era Digital dan Global"
Melalui tema tersebut, kegiatan seminar menghadirkan berbagai pembahasan mengenai transformasi profesi akuntan di tengah perkembangan teknologi, pemanfaatan software akuntansi berbasis cloud, hingga tantangan dan peluang profesi akuntan dalam menghadapi dinamika dunia kerja modern.
Seminar Nasional Akuntansi 2026 dilaksanakan secara hybrid di Aula Moh. Hatta FEB UNNES dan melalui platform Zoom Meeting sehingga mampu menjangkau peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, akademisi, serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan dalam bidang akuntansi dan perkembangan teknologi digital.
Rangkaian acara diawali dengan proses registrasi dan pengondisian peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara formal. Suasana pembukaan semakin meriah dengan penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh dua mahasiswa sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus penyambutan peserta dan tamu undangan Seminar Nasional Akuntansi 2026.
Rangkaian Seminar Nasional Akuntansi 2026 diawali dengan sambutan dari Maria Chintya Devi selaku Ketua Panitia Seminar Nasional Akuntansi 2026. Kemudian, sambutan disampaikan oleh Erlangga Permana Putra selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi 2026. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Dr. Hasan Mukhibad, S.E., M.Si. selaku Koordinator Program Studi Akuntansi FEB UNNES serta Agung Yulianto, S.pd., M.Si. selaku Wakil Dekan I FEB UNNES sekaligus membuka acara secara resmi.
Setelah sesi pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan sesi semi formal yang dipandu oleh MC. Pada sesi ini, peserta mengikuti pretest interaktif sebagai pengantar sebelum memasuki pemaparan materi seminar.
Sesi pemaparan materi pertama dipandu oleh moderator, Yahya Aqil Maulana, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan CV narasumber pertama, Armania Putri Wardhani, SE., MM., MBA.
Pada sesi ini, pemateri membahas mengenai transformasi profesi akuntan di era digital dan global, khususnya terkait pengalaman bekerja dalam tim audit multinasional serta penggunaan audit tools berbasis AI dan data analytics dalam proses audit. Selain itu, pemateri juga menjelaskan kriteria akuntan muda yang dibutuhkan industri di bidang Finance, Accounting, and Tax (FAT), standar etika audit yang berlaku di KAP, serta berbagai soft skills dan hard skills yang dapat dikembangkan dalam dunia profesi akuntansi.
Pemaparan materi berlangsung secara komunikatif dan disertai dengan berbagai contoh pengalaman di dunia profesional sehingga peserta dapat memahami gambaran nyata terkait perkembangan profesi akuntan saat ini. Setelah sesi pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan, baik oleh peserta offline maupun online, mengenai peluang karier, tantangan profesi akuntan, hingga kesiapan menghadapi perkembangan teknologi digital di dunia kerja.
Setelah sesi pertama selesai, acara dilanjutkan dengan hiburan berupa penampilan musik akustik yang dibawakan oleh dua mahasiswa dengan penampilan vokal dan gitar. Suasana seminar menjadi lebih santai dan interaktif sehingga peserta tetap antusias mengikuti rangkaian acara hingga sesi berikutnya.
Memasuki sesi pemaparan materi kedua, moderator kembali memandu jalannya acara dan dilanjutkan dengan pembacaan CV narasumber kedua, Yeremia Gunawan Purnomo, SE., M.Ak., Ak., CPA., CA., CTT., AseanCPA.
Pada sesi ini, pemateri membahas mengenai implementasi sistem akuntansi berbasis cloud dalam dunia profesional, termasuk berbagai risiko keamanan data, akses kontrol, serta tantangan penerapan cloud accounting pada perusahaan dari skala UMKM hingga perusahaan besar. Selain itu, pemateri juga menjelaskan kompleksitas regulasi, otomatisasi jurnal dalam sistem cloud, serta pentingnya evaluasi pengendalian internal dan standar kualitas dalam implementasi teknologi akuntansi modern.
Pemaparan materi berlangsung secara menarik dengan berbagai studi kasus dan pembahasan terkait kondisi nyata di dunia kerja. Setelah sesi materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif antara peserta dan narasumber, baik dari peserta offline maupun online.
Sebagai penutup rangkaian Seminar Nasional Akuntansi 2026, peserta mengikuti sesi kuis interaktif yang dilaksanakan secara online melalui platform Waground. Kuis ini diselenggarakan sebagai sarana evaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan oleh kedua narasumber. Antusiasme peserta terlihat selama pelaksanaan kuis berlangsung. Empat peserta terbaik yang terdiri dari dua peserta offline dan dua peserta online berhasil memperoleh doorprize yang telah disiapkan panitia.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara ditutup dengan sesi DPM Time serta penutupan resmi oleh MC. Melalui Seminar Nasional Akuntansi 2026 ini, diharapkan peserta dapat memperoleh wawasan baru serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi perkembangan profesi akuntan di era digital dan global.
HIMA Program Studi Akuntansi FEB UNNES mengucapkan terima kasih kepada seluruh narasumber, peserta, panitia, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya Seminar Nasional Akuntansi 2026. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta menjadi langkah positif dalam mempersiapkan generasi akuntan yang adaptif, profesional, dan berdaya saing di era digital dan global.
𝑺𝒂𝒎𝒑𝒂𝒊 𝒋𝒖𝒎𝒑𝒂 𝒅𝒊 𝑺𝒆𝒎𝒊𝒏𝒂𝒓 𝑵𝒂𝒔𝒊𝒐𝒏𝒂𝒍 𝑨𝒌𝒖𝒏𝒕𝒂𝒏𝒔𝒊 𝟐𝟎𝟐𝟕 ✨
















Comments
Post a Comment